There is something about your smile. Seeing you smiling somehow makes me smiling too. There is something about your eyes. It's been two months and I gotta admit I can't stand seeing deep into your eyes. It makes my heart beating like a hammer. There is something about your hands. Did you force them to carry something heavy? Ah, I love it anyway. Wait, I meant I really really love it. There is something about you that makes me fall deeper for you.
Now Listening to
by
Wahy
- 12:10 AM
Mata hitammu slalu
Menyulut senyum tersipu
Hasrat terpaku tuk slalu bertemu
Ku genggam semua kata
Terselimuti dengan asa
Hanya ada sebuah rasa kini
Dan menarilah hariku
Di atas jalan berbatu
Lewati semua sepiku dan sendiriku
Kau tetap indah malamku
Jari jemarimu menyentuh
Membelai diriku yang slalu ingin bersamamu
Tak pernah sedikitpun terbesit olehku
Ku ingin juga waktu berhenti denganmu
Angsa & Serigala - Menarilah Sendiriku
Aku sangat suka liriknya
Manis
Not Everything Needs a Reason
by
Wahy
- 11:03 PM
I used to believe that everything happens for a reason, but then a friend of mine said "Not everything needs a reason." I gotta admit I am glad to hear that, because I haven't found any reasons why I fell for you. I am gonna let time whispers to me the reasons.
Jadi Perempuan
by
Wahy
- 8:11 AM
Aku setuju ketika orang-orang berkata "Jadi orang yang sabar", tapi aku tidak senang ketika ayahku berkata "Jadi perempuan harus sabar". Memangnya pikirmu laki-laki tidak harus sabar? Lagi ia menambahkan "Jadi perempuan yang ngalahan, jangan maunya menang sendiri". Memangnya menurutmu ego laki-laki harus selalu dituruti?
Kamu datang ketika aku ragu. Ragu untuk membiarkan pintu
terbuka atau mulai menutupnya. Sudah terlalu banyak yang keluar masuk seenaknya.
Hingga akhirnya aku sadar tidak ada lagi orang asing yang dapat masuk sesuka
hatinya.
Aku memutuskan untuk menutup pintu secara perlahan, namun kamu
bersikeras untuk masuk. Aku masih terdiam di balik pintu, berpikir apakah akan
mengijinkanmu masuk atau tidak. Kamu meyakinkanku dari balik pintu yang lain,
dengan cara bicara yang meyakinkan.
Aku masih terdiam dalam keraguan hingga
akhirnya aku lengah, kamu berhasil untuk menyelinap ke sisiku. Sejenak aku
kaget mendapati ada orang lain (lagi) di balik pintu yang sama denganku. Kita pun berbicara panjang lebar, namun memutuskan untuk tidak saling berpandangan. Melemparkan pandangan kemanapun selain ke mata. Hingga akhirnya kamu
membuatku berpikir bahwa aku tidak ingin sendirian di balik pintu ini.
Semoga kita betah berada di sisi pintu yang sama.
Semoga kita betah berada di sisi pintu yang sama.